BREAKING NEWS

Selebriti

INTERNATIONAL

Olahraga

IKLAN

IKLAN

Peristiwa

Politik

BERITA BANGUNAN

MEGAPOLITAN

BANGUNAN

  • A boat with beautiful sunset.
  • Tree in field with blue sky.
  • Amaizing sunrise moment

Persiapan Pesawat di Ngurah Rai Jelang Raja Salman ke Jepang


Bali - Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud beserta rombongannya akan mengakhiri liburan di Bali dan terbang ke Jepang. Persiapan telah dilakukan terhadap pesawat Kerajaan Saudi di Base Ops Pangkalan TNI AU (Lanud) Ngurah Rai.

Pantauan detikcom di Lanud Ngurah Rai, Jl Raya Airport, Badung, Bali, Sabtu (11/3/2017), pukul 13.00 WITa, tampak 3 pesawat kerajaan tengah dikelilingi sejumlah petugas ground handling. Raungan empat mesin jet dari salah satu pesawat B744 berlogo Saudi Arabian terdengar hingga Base Ops Lanud Ngurah Rai.

3 Pesawat Kerajaan Saudi tengah dikelilingi sejumlah petugas ground handling.

Sebuah tangga pesawat tampak menempel di sisi kanan pesawat pabrikan Boeing tersebut. Sementara, ada satu pesawat B752 yang merapat mendekati B744 tersebut.

Di gerbang masuk area terbatas Base Ops, tampak sejumlah mobil Mercedez-Benz dan Alphard berwarna hitam hilir mudik. Sebelum memasuki area terbatas, penumpang mobil premium itu harus turun dan masuk melalui gedung Base Ops.
Sejumlah mobil Mercedez-Benz dan Alphard hilir mudik di area Base Ops.


Penumpang-penumpang mobil itu diduga tim pendahulu Raja Salman untuk kunjungan ke Jepang. Dugan ini berdasarkan informasi di lokasi yang menyatakan satu pesawat jenis B773 dari rombongan Kerajaan Saudi akan berangkat ke Haneda, Jepang, pada pukul 15.00 WITa.

Lahan parkir area terbatas Base Ops juga tampak sejumlah mobil Mercedez-Benz dan Alphard yang terparkir. Mobil-mobil itu diparkir di belakang pos pemadam kebakaran Bandara Ngurah Rai.


Sementara di area kargo, dekat Base Ops, terlihat aktivitas memuat barang-barang dan logisitik dari rombongan kerajaan. Tidak diketahui detail barang-barang tersebut, namun kargo kerajaan itu disebutkan akan dimuat di pesawat tim pendahulu.


 Lahan parkir area terbatas Base Ops juga tampak sejumlah mobil Mercedez-Benz dan Alphard yang terparkir.

Untuk Raja Salman beserta keluarga kerajaan, mereka akan menumpangi pesawat Saudi VVIP Airlines 1 yang dijadwalkan berangkat pada Minggu (12/3) pagi dengan tujuan Jepang. Pesawat tim medis kerajaan B752 dan pesawat back-up kerajaan akan turut mengekor ke Negeri Sakura tersebut.

Tiga pesawat lainnya yang ditumpangi rombongan kerajaan akan turut ke Jepang besok. Sementara ada dua pesawat dari rombongan kerajaan yang akan terbang pada Senin (13/3) nanti dengan tujuan Maladewa.( sumber detik.com )

Terbang ke Bali, Mendagri Cek Fasilitas Raja Salman di Nusa Dua

Jakarta - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud akan tiba di Indonesia hari ini. Setelah menjalani kegiatan kenegaraan di Bogor dan Jakarta, Sabtu akhir pekan ini Raja Salman akan ke Bali untuk liburan. 
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo sudah terbang ke Bali untuk mengecek langsung persiapan fasilitas Raja Salman yang akan berlibur di Bali.

"Kemarin sudah ke Bali ngecek langsung. Sudah siap semua, Bupati Badung sebagai tuan rumah siap, termasuk di Bogor dan Jakarta juga siap," ujar Tjahjo seusai menghadiri acara peringatan ulang tahun pemadam kebakaran yang ke-98 di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2017).

Tjahjo mengatakan kedatangan Raja Salman ke Indonesia pasti memiliki dampak positif. Dia menyatakan Kemendagri terbuka menyambut kedatangan Raja Salman tersebut. 

"Iya, saya kira kami sebagai Kemendagri, sebagai anak buah bapak Presiden ya menyambut kedatangan Raja Arab Saudi ini dengan terbuka," tuturnya.

Tjahjo menyatakan kedatangan Raja Salman ini bisa meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi. Dia menyebut bahwa Indonesia dan Arab Saudi juga memiliki hubungan keagamaan.

"Kedatangan ini untuk meningkatkan hubungan. Karena bagaimanapun, sebagian besar masyarakat di Indonesia ini mempunyai hubungan secara keagamaan dengan negara Arab Saudi," tuturnya.

Tjahjo menyebut bahwa Arab Saudi memiliki kepentingan di Indonesia. Apalagi menurut Tjahjo, Indonesia adalah negara yang majemuk dan mayoritas penduduknya Muslim.

"Arab Saudi juga punya kepentingan terhadap Indonesia sebagai negara yang majemuk, yang secara mayoritas muslim. Dan dalam hubungan ini juga tidak semata-mata minta kuota haji yang meningkat, tapi juga bagaimana investor-investor Arab Saudi ini bisa banyak untuk meningkatkan hubungan-hubungan bilateral perekonomian," sebutnya.

Tjahjo juga sempat menyebut bahwa pada kunjungan ke Arab Saudi sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga langsung disambut Raja Salman. Pada hari ini, Presiden juga akan secara pribadi menjemput kedatangan Raja Salman.

"Kemarin pak Jokowi juga disambut langsung oleh Raja Salman, hari ini juga pak Jokowi akan menjemput. Kita memberikan semua pengamanan fasilitas, kami sebagai Kemendagri juga siap," ucapnya.

Raja Salman akan tiba di Indonesia hari ini untuk melakukan kunjungan kenegaraan sampai tanggal Jumat (3/3/2017). Selanjutnya pada Sabtu (4/3/2017) Raja Salman dan rombongan akan liburan di Bali sampai Kamis (9/3/2017) pekan depan. ( sumber detik.com)

Eks Napi Terorisme: Aksi Bom Panci di Bandung Polanya Tak Jelas

Purwakarta - Mantan terpidana kasus terorisme Agus Marshal mengaku pernah membina pelaku bom panci di Bandung. Namun, ia sendiri bingung dengan pola aksi yang dilakukan mantan anak buahnya tersebut.

"Awalnya saya enggak tau kalau itu Yayat (Cahdiyat), liat di media (televis). Hanya sebatas tau kejadian di Bandung," kata Agus saat bertemu Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di rumah dinasnya, Selasa (28/2/2017).

Namun, setelah melihat isi beritanya, ternyata benar kalau itu Yayat rekanannya saat pelatihan militer di Janto, Aceh Besar pada 2010 silam. Saat diperhatikan secara seksama, pola dan teknik aksi terornya tidak jelas.

"Dengan pola, alat, lokasi, teknisnya seperti itu, buat saya bingung. Di situ saya bingung maksud aksinya apa, jadi saya matiin televisi," ungkap dia.

"Kalau merakit dari internet juga banyak. Kalau di Aceh itu pelatihan militer saja. Tapi aneh sih cara aksi terornya," menambahkan.

Agus menjelaskan memang tidak terjun langsung dalam pelatihan militer di Aceh tersebut. Namun, ia berperan dalam merekrut dan memasok amunisi aktif untuk dipergunakan pelatihan militer di Aceh. 

"Saya enggak sempat ikut ke Aceh. Tapi kalau Yayat memang gabung di kelompok saya. Saat pengajian 2008 di Cikampek, sampai mengikuti pelatihan di Aceh 2010," jelas Agus.

Seperti diketahui, Agus Marshal divonis 4 tahun penjara dan bebas pada 2016 lalu karena terlibat dalam perampokan tehadap pemilik mobil Avanza di depan SPBU Kali Asin - Cikampek, tahun 2010 silam. 

Kelompok ini diketahui sebagai kelompok Cikampek, pemimpinnya Eman Suherman dan Joko Purwanto merupakan kelompok Ring Banten dan dipidana karena terkait kasus pelatihan di Junto, Aceh Besar. ( sumber detik.com)
 
Copyright © 2013 detif.com
Shared by klikmediakrasiPowered byweb development